MENU TUTUP
Kamis, 28 Agustus 2025 | 10:32:50 WIB - Dibaca: 212 kali

Sasar Generasi Muda, OJK Riau Gencarkan Literasi Keuangan Syariah di Bengkalis

BENGKALIS  - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menggelar kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan syariah yang menyasar generasi muda, khususnya mahasiswa.

Acara ini berlangsung pada Kamis, 28 Agustus 2025, di Gedung Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dengan mengusung tema "Penguatan Kesadaran dan Perluasan Akses Keuangan Syariah secara Masif dan Merata di Seluruh Lapisan Masyarakat."

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), sebuah inisiatif kolaboratif yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.

Edukasi ini dinilai sangat krusial mengingat tantangan keuangan yang semakin kompleks, seperti maraknya investasi bodong, pinjaman online (pinjol) ilegal, dan judi online. 

Oleh karena itu, kolaborasi antara OJK, BSI, dan Pemkab Bengkalis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya literasi keuangan syariah yang sehat dan aman.

Mewakili Kepala OJK Provinsi Riau, Herby Reza Hambali mengupas tuntas materi seputar pengenalan OJK sebagai lembaga pengawas industri jasa keuangan. 

Selain itu, ia juga mengingatkan peserta untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang dapat merugikan secara finansial. Pesan ini disambut baik oleh para mahasiswa yang menjadi sasaran utama kegiatan ini.

Kepala KCP BSI Bengkalis, Ilham Khalid, berharap edukasi ini dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan keuangan syariah di Bengkalis. Menurutnya, pemahaman yang baik akan menghindarkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari jebakan layanan keuangan yang merugikan di kemudian hari.

Senada dengan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis, Andris Wasono, yang mewakili Bupati Bengkalis, menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk mengelola keuangan dengan bijak.

Ia mengajak mahasiswa untuk menghindari jebakan pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan gaya hidup konsumtif yang dapat merusak masa depan.

"Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Bengkalis yang cerdas finansial, mandiri, dan berdaya saing," ujarnya.

Dijelaskan Andris, Pemkab Bengkalis menyadari bahwa peningkatan literasi keuangan bukanlah hal yang dapat dicapai dalam waktu singkat. Butuh proses panjang, konsistensi, dan sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dunia pendidikan, dan masyarakat. 

Apresiasi tinggi diberikan oleh Pemkab Bengkalis atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan GENCARKAN ini.

Turut hadir dalam acara ini Asisten Manager OJK Riau, Rahmadani Masykur, dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Bengkalis, Khairi Fahrizal, menunjukkan komitmen kuat dari berbagai pihak dalam menyukseskan agenda edukasi ini.#DISKOMINFOTIK

Siti Rohani, S.IP
     

[Ikuti Terus Diskominfotik Bengkalis Melalui Sosial Media]







Diskominfotik Bengkalis
di Google+



Diskominfotik Bengkalis
di Instagram
TULIS KOMENTAR +
Baca Juga +